Jumat, 15 Februari 2013

Identifikasi Kandungan Formalin Pada Makanan


Identifikasi Kandungan Formalin Pada Makanan
( percobaan ini hanya dilakukan pada makanan yang tidak memiliki gugus pereduksi seperti ikan asin dan tahu. Reagen Cu juga bereaksi terhadap kandungan gula sederhana maupun protein tetentu. Pastikan identifikasi dilakukan sesuai prosedur.)

Tujuan Kegiatan

Dapat mengidentifikasi. Kandungan Formalin Pada Makanan

Dasar Teori

            Senyawa kimia formaldehida (juga disebut metanal), merupakan aldehida dengan rumus kimia H2CO, yang berbentuk gas, atau cair yang dikenal sebagai formalin, atau padatan yang dikenal sebagai paraformaldehyde atau trioxane. Meskipun dalam udara bebas formaldehida berada dalam wujud gas, tetapi bisa larut dalam air (biasanya dijual dalam kadar larutan 37% menggunakan merk dagang 'formalin').  Formalin adalah larutan formaldehida dalam air, dengan kadar antara 10%-40%.
Formalin jika termakan, dalam jangka pendek tidak menyebabkan keracunan, tetapi jika tertimbun di atas ambang batas dapat mengganggu kesehatan. Ambang batas yang aman adalah 1 miligram perliter.. Bahaya formalin dalam jangka pendek (akut) adalah apabila tertelan maka mulut, tenggorokan dan perut terasa terbakar, sakit jika menelan, mual, muntah dan diare, kemungkinan terjadi pendarahan, sakit perut yang hebat, sakit kepala, hipotensi (tekanan darah rendah), kejang, tidak sadar hingga koma. Selain itu juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan hati, limpa, pankreas, susunan syaraf pusat dan ginjal. Bahaya jangka panjang adalah iritasi saluran pernafasan, muntah-muntah dan kepala pusing, rasa terbakar pada tenggorokan, penurunan suhu badan dan rasa gatal di dada. Konsumsi formalin pada dosis sangat tinggi dapat mengakibatkan konvulsi (kejang-kejang), haematuri (kencing darah) dan haematomesis (muntah darah) yang berakhir dengan kematian.
Alat
1.        Tabung reaksi
2.        Gelas kimia
3.        Penangas air/pembakar spiritus
4.        Penjepit tabung
Bahan
1.         Reagent Cu
2.         Aquades
3.         Bahan uji berupa makanan yang dicurigai mengandung formalin.
Prosedur Percobaan

  1. Didihkan aquades pada tabung reaksi.
  2. Masukan +/- 10 gram bahan uji kedalam tabung berisi air tadi dan tunggu sampai 5 menit.
  3. Ambil air rebusan bahan uji dan masukan kedalam tabung reaksi lain.
  4. Tambahkan 5 ml reagent Cu ke dalam tabung reaksi.
  5. Panaskan tabung reaksi selama 3 menit.
  6. Amati perubahan warna yang terjadi.

Indikator

Jika larutan berubah warna dari biru menjadi kuning-orange-merah berarti hasil uji positif (mengandung formalin).

Tabel Pengamatan
No
Bahan uji
Perubahan warna
1.


2.


3.


4.


5.